Ketahuilah Hukum Dalam Melaksanakan Kurban Berikut Ini!

Ketahuilah-Hukum-Dalam-Melaksanakan-Kurban-Berikut-Ini

Bagi Umat Muslim pasti sangat familiar dengan istilah kurban yang dilakukan pada saat Hari Raya Idul Adha. Selain Hari Raya Idul Fitri, dalam islam terdapat Hari Raya Idul Adha.

Dalam Hari Raya Idul Adha inilah orang-orang muslim akan melakukan ibadah kurban. Apa itu kurban? Kurban adalah sebuah cara umat muslim untuk beribadah dengan menyembelih beberapa hewan ternak seperti kambing, sapi, dan unta yang bertujuan untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Kata Kurban berasal dari Bahasa Arab yaitu Qariba yang diartikan sebagai dekat atau mendekatkan. Oleh sebab itu tujuan utama umat muslim melakukan ibadah kurban ini adalah untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT dengan menjalankan salah satu perintah-Nya.

Bagi umat muslim hukum kurban adalah sunnah muakkad dan diperuntukkan bagi mereka yang mampu secara finansial dan tidak sedang melakukan perjalanan atau safar.

Sunnah Muakkad merupakan sebuah aturan yang sangat dianjurkan dengan memberikan penekanan yang kuat dan mendekati wajib.

Jadi bagi umat muslim yang sudah dipastikan mampu secara finansial, dan tidak termasuk dalam golongan fakir maka sangat disarankan untuk melaksanakan ibadah kurban.

Ibadah kurban biasanya dilakukan pada bulan Dzulhijjah. Perintah untuk menyembelih hewan kurban ini didasari atas kisah Nabi Ibrahim yang rela mengorbankan putranya demi mengikuti perintah Allah SWT.

Lalu Siapa Yang Berhak Menerima Daging Kurban?

Hukum kurban sudah menjelaskan bahwa orang yang diperbolehkan untuk berkurban adalah golongan orang-orang yang mampu, lalu daging hewan yang disembelih diperuntukkan untuk siapa? Dalam islam, orang yang berhak untuk menerima daging kurban adalah sebagai berikut :

  1. Orang yang melakukan kurban dan keluarganya.

Orang yang melakukan kurban beserta dengan keluarganya sangat dianjurkan untuk ikut memakan sebagian daging dari hasil penyembelihan hewan kurban.

Selain keluarga, dianjurkan juga untuk tetangga, teman dekat, atau kenalan dari orang yang berkurban juga berhak untuk mendapatkan daging kurban.

  1. Fakir dan miskin

Satu-satunya golongan orang yang wajib untuk menerima daging kurban adalah fakir dan miskin. Allah SWT memerintahkan umatnya untuk senantiasa memberikan makanan kepada orang-orang yang membutuhkan.